About Us

©2008-2009 Berita dari Blora™ ini merupakan kliping digital, berisi kumpulan-kumpulan berita tentang Blora di media online.

Blog ini merupakan Back Up & mirror dari blog asalnya sekaligus mirror dari website ILUSA.Net.

Read More >>

Most Popular Posts

Subscribe to our RSS Feed

Lorem ipsum dolor site amet

Quisque dapibus fermentum quam. Donec semper tempus enim. Aenean tempus dignissim tortor. Ut condimentum. Mauris iaculis. Vivamus ligula nisi, dictum vel,

08
Sep

Wawasan – Perbaikan Jalan Alun-alun dipertanyakan


Monday, 07 September 2009

Perbaikan jalan alun-alun dipertanyakan

BLORA - Proyek pengerjaan jalan Alun-alun Blora, yang kini pada tahap pembongkaran paving, mendapat sorotan sejumlah pihak. Pasalnya, sampai saat ini semua proyek yang ada di Blora belum ada yang melakukan pelelalangan, baru pada tahap pendaftaran. Namun teryata jalan itu sudah dibongkar.

’’Masa lelang belum dilaksanakan, pengerjaan proyek jalan itu sudah dijalankan, jelas kami mempertanyakan hal itu,” ungkap Direktur LSM Blora Crisis Center (BCC) Amin Farid, kepada Wawasan, Minggu (6/9).

Amin menilai, kalaupun memang dilakukan penunjukan, idealnya dilakukan setelah Lebaran. Sebab saat Lebaran arus lalu-lintas di sekita alun-alun pasti sangat ramai, belum lagi tepat di depan jalan dipakai untuk tempat hiburan masyarakat, seperti kereta mini, mobil-mobilan, ayunan serta menjadi sarana publik untuk bersantai.

’’Lebih tepat dilaksanakan setelah Lebaran, sehingga tidak menganggu aktivitas masyarakat, dengan kondisi saat ini jelas masyarakat menjadi terganggu dan tidak nyaman,” paparnya.

Dikeluhkan
Sementara itu, akibat perbaikan jalan alun-alun tersebut, yang juga di depan pendapa rumah dinas Bupati Blora, dirasakan tidak nyaman dan berdebu baik siang ataupun malam hari, terutama saat kendaraan melewati jalan itu. ’’Setelah jalan paving dibongkar semua, kami merasa terganggu sebab kondisi jalan yang berpasir dan tidak rata dengan jalan aspal, kami harus hati-hati saat melintas,” kata Sriono, warga Mlangsen, yang kebetulan siang itu lewat.

Menurut dia, sebagai jalan utama terlebih ada di alun-alun dan persis di depan gapura pendapa, jelas menganggu pemandangan serta merugikan masyarakat lainnya. Karena saat malam hari, depan jalan itu juga dipakai sarana rekreasi oleh masyarakat Blora.

’’Harusnya kalau diperbaiki, jangan semua paving dibongkar, separuh-separuh dulu, setelah sebagian selesai baru sebagian lainnya, sehingga tidak menggangu,” tambahnya.

Beberapa kendaraan baik roda dua atau empat, nampak tampak pelan saat melintas jalan itu, saat melintas itulah debu pasir ikut beterbangan, terlebih saat ini musim kemarau, ditambah dengan banyaknya kendaraan yang lewat di alun-alun. K.9-Tj

08
Sep

Pimpinan DPRD Definitif Belum Jelas Pembentukan Fraksi Didahulukan

Senin, 07 September 2009
BLORA - Rencana penetapan pimpinan DPRD Blora definitif masih kabur. Penyebabnya, usulan calon pimpinan DPRD dari PDIP juga masih belum jelas. Bukan hanya pimpinan DPRD yang kabur, alat kelengkapan dewan seperti komisi, panggar dan panmus juga masih belum ada kejelasan. Hanya, untuk pembentukan fraksi diperkirakan akan dilakukan duluan. ''Ya, sambil menunggu dari PDIP kita bentuk yang sudah siap dulu,''ujar Ketua sementara DPRD Blora Maulana Kusnanto. Sesuai UU susduk, kata dia, diperkirakan ada tujuh fraksi yang akan dibentuk di DPRD Blora. Pembentukan fraksi, kata dia, akan diselesaikan dalam minggu ini. Begitu juga dengan alat kelengkapan dewan lainnya. Targetnya, kata anggota dewan dari Golkar ini, semua alat kelengkapan dewan akan selesai dalam minggu ini juga.''Dimungkinkan bisa selesai minggu ini karena kabarnya rekomendasi dari PDIP akan diterima Selasa luasa (besok),'' tambahnya. Baca selengkapnya »
06
Sep

Inspektorat Periksa Aset Setwan

BLORA - Minggu, 06 September 2009 - Inspektorat Daerah Blora tak mau kecolongan. Untuk memastikan keberadaan mobil dinas (mobdin), laptop, dan inventaris lainnya yang pernah dinikmati mantan anggota DPRD setempat tak hilang, mereka memeriksa dan mendata aset daerah yang ada di sekretariat dewan (setwan).
Informasi yang diperoleh wartawan koran ini menyebutkan, tim inspektorat beberapa hari lalu mendatangi Plt Sekretaris DPRD (Sekwan) Didik Lukardono. Tujuannya, menyerahkan surat berisi pemberitahuan bahwa lembaga yang bertugas mengawasi pelaksanaan dan penggunaan dana ABPD itu akan memeriksa semua aset yang dikelola setwan. Khususnya, aset selama lima tahun terakhir. Baca selengkapnya »
05
Sep

Laptop Juga Belum Dikembalikan

BLORA - Sabtu, 05 September 2009 - Tak hanya mobil dinas (mbodin) yang masih dibawa mantan anggota dewan periode 2004-2009. Investaris lain milik sekretariat DPRD seperti laptop dan kamera, juga masih dipegang mantan wakil rakyat tersebut. Berdasarkan data yang diperoleh wartawan koran ini, masing-masing fraksi membawa satu laptop. ''Itu (laptop) juga akan kita minta, karena itu aset daerah,'' ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) Blora Didik Lukardono kemarin (4/9). Dia mengatakan, jika aset itu sudah masuk semua, maka dirinya bisa memertanggungjawabkan barang-barang itu ke publik tanpa masalah. Apakah nantinya aset itu bisa digunakan anggota dewan baru atau tidak tidak, Didik menyatakan belum tahu. Alasannya, barang investaris yang dibawa mantan anggota dewan belum dikembalikan. ''Kita lihat kondisinya dulu. Karena semua itu aset, bagaimanapun bentuknya akan kita inventarisasi dan dikumpulkan,'' tambahnya. Baca selengkapnya »
04
Sep

SEPUTAR MOBIL DINAS DEWAN LAMA

[ Jum'at, 04 September 2009 ]

Baru Kembalikan Enam Mobdin

BLORA - Anggota DPRD Blora periode 204-2009 tak hanya dikenal berani ''melawan'' SK gubernur terkait pelantikan anggota dewan 14 Agustus lalu. Sebagian di antara mereka juga ingin ''menikmati'' lebih lama mobil dinas (mobdin) yang masih dipegangnya. 

Sekretariat DPRD (Setwan) Blora hingga kemarin (3/9) mencatat hanya enam mobil yang sudah dikembalikan para mantan wakil rakyat tersebut. Padahal, ada 35 mobdin yang dipakai anggota dewan lama tersebut. 

Plh Sekretaris DPRD Blora Didik Lukardono menyatakan, pihaknya sebenarnya sudah mengirimkan surat pemberitahuan soal pengembalian mobdin beberapa hari lalu. ''Hari ini (kemarin), kami kirimkan lagi surat pemberitahuan kedua,'' ujarnya. Baca selengkapnya »

04
Sep

Wawasan – Mantan anggota DPRD Blora bandel

 
Friday, 04 September 2009   Mantan anggota DPRD Blora bandel  

Tak kunjung kembalikan mobil dinas Mantan anggota DPRD Blora bandel

BLORA - Baru enam dari 33 mobil dinas DPRD Blora yang dikembalikan oleh pengguna, yaitu mantan anggota DPRD periode 2004-2009. Kondisi ini berbeda saat mereka meminta segera dicairkan hak-haknya (uang tunjangan) dengan cara mengulur-ulur waktu pelantikan anggota DPRD baru.

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris DPRD Blora, Didik Lukardono mengatakan kalau dia sudah mengirim dua kali surat peringatan kepada pemegang mobil dinas, namun ternyata sebagian besar masih belum mengembalikan.

Untuk itu, tegasnya, Jumat (4/9) hari ini dia segera mengirim surat peringatan penarikan mobil dinas untuk yang ketiga (terakhir). Kalau masih juga belum dikembalikan, Setwan akan menyerahkan permasalahan tersebut kepada penegak/pelaksana perda, yaitu Satpol PP. Baca selengkapnya »

01
Sep

Status Kepemilikan Lahan Masih Disengketakan

Penambangan Sumur Minyak Tua

Status Kepemilikan Lahan Masih Disengketakan

BLORA, SR – Setelah secara resmi, memeperoleh ijin penambangan dari PT Pertamina, melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Pendapa rumah dinas Bupati Blora, (24/3) antara Koperasi Unit Desa (KUD) Wargo Tani Makmur (WTM) Kecamatan Jiken, dengan Pihak Pertamina. KUD langsung merespon dengan melakukan upaya penambangan di Sumur tua yang akan dikelola.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, menyambut baik upaya penambangan sumur minyak tua dikelola KUD, sehingga mampu memberikan mata pencaharian bagi masyarakat yang ada di sekitar lokasi sumur tua yang merupakan peninggalan Kolonial Belanda.

Sebenaranya, KUD Jiken telah lama ingin mengelola langsung penambangan sumur tua. Itu di mulai sejak 1996, saat akan mengajukan ijin Usaha. Niat itu didasarkan pada potensi yang sangat besar bila pengelolaan sumur tua di optimalkan, dengan cara di lakukan penambangan sehingga bias memproduksi minyak mentah. Baca selengkapnya »