Metrotvnews.com, Blora: Luapan Sungai Bengawan Solo yang merendam Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, dalam dua hari terakhir membuat ketinggian air semakin bertambah. Jika sebelumnya ketinggian air paling tinggi mencapai satu meter, hari ini, ketinggian air sudah mencapai 1,2-1,8 meter. 
Warga yang rumahnya mengungsi ke tempat aman, seperti di pinggiran jalur kereta api. Warga mengeluhkan belum adanya bantuan evakuasi dari Pemerintah Kabupaten. Sehingga akhirnya, warga secara swadaya melakukan evakuasi sendiri. Diperkirakan, jumlah pengungsi masih akan bertambah melihat kecenderungan air yang masih akan meninggi.

Luapan Sungai Bengawan Solo juga dirasakan oleh warga yang tinggal di Bojonegoro. Sedikitnya 15 kecamatan terendam air Sungai Bengawan Solo. Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 centimeter sampai satu meter. Meski demikian, warga belum mengungsi. 
Sedangkan warga yang rumahnya terendam banjir sudah mengungsi ke tenda-tenda yang didirikan di tangguul Bengawan Solo. Warga korban banjir mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah setempat.

Sementara itu, banjir akibat luapan air sungai juga terjadi di Jember, Jawa Timur. Air mulai meninggi pada dini hari. Air yang naik secara tiba-tiba, tidak memberi kesempatan warga untuk mengungsi. Tim SAR yang datang untuk mengevakuasi terkendala kurangnya peralatan dan personil. 

Sehingga proses evakuasi berjalan lambat. Tim bantuan mengevakuasi warga ke Balai Desa Paseban. Hingga siang ini masih ada ratusan warga yang terjebak di dalam rumah. Mereka memilih untuk bertahan karena ketinggian air di jalan sudah mencapai tiga meter.(FHD)

Share and Enjoy:
  • Print this article!
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Turn this article into a PDF!
  • Technorati
  • Twitter