Mar
MCL Siapkan Operator Blok Cepu
KAMIS, 26 MARET 2009 | 01:42 WIB
BOJONEGORO, KOMPAS.com - Mobil Cepu Limited (MCL) mempersiapkan 61 tenaga operator yang akan dipekerjakan di lapangan migas Blok Cepu di Bojonegoro, Jawa Timur.
“Mereka, sebanyak 61 personel tenaga operator menjalani pelatihan selama dua tahun di pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) migas Cepu dan sekarang sudah dinyatakan lulus,” kata Lead Country Manager Exxon Mobil OilIndonesia (EMOI) Terry S. McPhail, dalam rilisnya yang disampaikan kepada Antara di Bojonegoro, Rabu (25/3).
Dia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan 61 tenaga operator tersebut dilakukan bekerja sama dengan Pusdiklat Migas Cepu, Jawa Tengah sejak September 2007 lalu.
Para tenaga operator yang baru lulus tersebut, berikutnya akan melanjutkan tugas magang atau On The Job Training (OJT) yang akan memberi mereka pengalaman dalam operasi, pengelolaan kerja dan praktek-praktek keselamatan di perusahaan.
Program OJT akan berlangsung di Kanada, Amerika Serikat atau di wilayah operasi produksi ExxonMobil di Aceh. Menurut dia, program pelatihan yang berlangsung selama dua tahun itu merupakan bentuk pengembangan tenaga kerja nasional yang akan mengoperasikan dan mengelola jalur pipa dan terminal lepas pantai Central Processing Facility (CPF) Banyu Urip.
Kurikulum pelatihan termasuk di dalamnya pelatihan komprehensif, sertifikasi teknologi minyak dan gas, dan juga penggunaan Bahasa Inggris. “Kami sangat bangga dengan prestasi para peserta pelatihan, karena ini merupakan tolok ukur yang sangat penting bagi kami untuk mewujudkan strategi dalam pengembangan tenaga kerja nasional yang termasuk meningkatkan jumlah karyawan nasional selama proyek berjalan,” katanya.
MCL mendukung program pelatihan dan menyediakan pelatihan untuk mengembangkan peran kepemimpinan dan operasional setiap peserta pelatihan, sekaligus juga mempersiapkan proses rekrutmen peserta pelatihan tahap dua yang akan melibatkan sekitar 50 peserta pada September 2009.











April 4th, 2009 at 10:12 am
saya sebagai putra daerah bangga dengan adanya exxson mobil di Blora tapi saya hapap itu betul – betul putra daerah yang harus diutamakan supaya supaya pengangguran ber kurang di daerah blora ………..adapun orang yang luar daerah itu hanyalah sebagai pembimbing
June 10th, 2009 at 8:31 am
saya mau memberitahukan bahwa dari akamigas telah pada bulan juni telah meluluskan 25 mahasiswa D1 siap kerja di bidang produksi migas, saya berharap dari MCL berminat untuk merekrut kami sebagai tenaga operator di MCL
August 19th, 2009 at 10:46 am
dengan adanya explorasi & exploetasi di blok cepu!!selama ini belum memberikan kontribusi yan berarti hanya orang-orang tertentu yg bisa mendapatkan keuntungan.baik mengenai tenaga kerja maupun dampak yang lain?.masyarakat kecil ataupun generasi muda belum mendapatkan porsi yang layak dengan industri migas yg di kuasai sepenuhnya oleh pemerintah dan untuk kemakmuran rakyat.yang berada di blok ceou.