Apr
Kembali Bahas RAPBD di Sarangan
JAWA POS, Minggu 19 April 2009 – Sarangan menjadi tepat favorit bagi panitia anggaran (panggar) DPRD untuk membahas RAPBD 2009. setelah pembahasan KUA-PPAS diselesaikan di sebuah hotel di Sarangan, Magetan, kemarin panggar dan tim anggaran pemerintah daerah (TPAD) kembali ke sana. ”Ya, untuk membahas RAPBD,” kata wakil ketua DPRD Mahmudi Ibrahim, saat dikonfirmasi kemarin.
Dia menyebut, pembahasan tersebut direncanakan akan dilakukan sampai Selasa besok. Selain panggar DPRD, yang akan Sarangan untuk sementara adalah TAPD. Kemudian baru akan dilanjutkan dengan pembahan bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada.”Rencana sampai Selasa, karena Rabu nya ada paripurna,” tambah anggota dewan dari PKB ini.
Menurut wakil rakyat asal Kecamatan Cepu ini, pembahasan itu dilakukan secara maraton karena untuk mengejar target persetujuan APBD pada 24 April depan. Sebab, menurut dia jika sampai pada 25 April APBD belum disahkan, dana alokasi umum (DAU) Blora bakal di potong 25 persen. ”Gubernur juga sudah mewarning kita,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, bupati BloraYudhi Sancoyo sudah menyerahkan nota keuangan RAPBD 2009 pada DPRD Jumat sore lalu. Dalam nota keuangan itu, belanja direncanakan sebesar Rp 857.478.489.000, yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 574.984.955.000 dan belanja langsung sebesar Rp 278.407.334.000. RAPBD tahun ini, berdasarkan nota keuangan yang sudah dibacakan bupati, APBD direncanakan tidak ada defisit, namun surplus Rp 12.837.000.
Surplus itu terjadi dari selisih antara penerimaan dan pengeluaran. Total penerimaan tahun ini sebesar Rp 857.491.326.000. penerimaan ini sudah meliputi PAD Rp 50 miliar, dana perimbangan Rp 630.349804.000, serta pendapatan lain-lain yang sah Rp 32 516.827.000. Sedangkan belanja direncanakan sebesar Rp 857.478.489.000 yang terdiri dari belanja langsung, tak langsung dan pengeluaran pembiayaan daerah.
Jika pembahasan RAPBD di Sarangan itu selesai, lanjut Mahmudi, pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi atas nota keuangan bupati itu direncanakan digelar pada 22 April, jawaban bupati atas PU fraksi-fraksi dijadwalkan 23 April. ”Persetujuan APBD direncanakan 24 April depan. Dan itu harus terlaksana kalau tidak ingijn kehilangan 25 persen DAU,” tandasnya. (ono)










