About Us

©2008-2009 Berita dari Blora™ ini merupakan kliping digital, berisi kumpulan-kumpulan berita tentang Blora di media online.

Blog ini merupakan Back Up & mirror dari blog asalnya sekaligus mirror dari website ILUSA.Net.

Read More >>

Most Popular Posts

Subscribe to our RSS Feed

Lorem ipsum dolor site amet

Quisque dapibus fermentum quam. Donec semper tempus enim. Aenean tempus dignissim tortor. Ut condimentum. Mauris iaculis. Vivamus ligula nisi, dictum vel,

Archive for August, 2009

30
Aug

KPUK Tetap Gelar Seleksi Meski Panwaskab Minta Perpanjangan

BLORA - KPUK Blora memutuskan tetap melaksanakan rekrutmen calon anggota panitia pengawas kabupaten (panwaskab) untuk Pilkada 2010 mendatang.

Keputusan tersebut bertolak belakang dengan keinginan ketua panwaskab saat ini, Wahono yang meminta masa jabatannya diperpanjang hingga pelaksanaan Pilkada 2010.

Ketua KPUK Blora Moesafa menyatakan, keputusan untuk menggelar rekrutmen calon anggota panwaskab pilkada itu merupakan bentuk kepatuhan KPUK pada undang-undang (UU). Sebab, UU 22/2007 tentang penyelenggara pemilu mengamanatkan agar KPUK melaksanakan seleksi tersebut.

''Jika kami tidak melaksanakan rekrutmen, justru kami yang salah karena melanggar undang-undang,'' tegas Safa, panggilan akrabnya kepada Radar Bojonegoro kemarin. Read the rest of this entry »

30
Aug

Pelantikan Anggota DPRD Blora

Fokus

Dewan Baru Harapan Baru ? 

 

BLORA, SR.- Polemik kapan anggota DPRD baru hasil pileg 2009 yang selama ini menjadi pembicaraan umum setelah tanggal 14 Agustus lalu ditunda akhirnya terjawab.

Setelah Kamis (27/8) secara resmi anggota DPRD Blora periode 2009-2014 secara resmi dilantik melalui sidang paripurna istimewa yang dipimpin ketua DPRD HM Warsit.

Dalam sambutanya Warsit mengatakan rapat paripurna istimewa ini tidak mengambil keputusan, maka tidak diperlukan kourum. Read the rest of this entry »

30
Aug

“Blora-Indonesia Raya” diantara Nasionalisme-Idealisme dan Patriotisme !”

Maraknya organisasi yang didanai asing, era reformasi sampai sekarang ini wajib kita cermati. Bahkan sinyalemen organisasi tersebut ada yang sudah masuk di daerah-daerah, tak luput juga Blora tentunya.

Masyarakat awan tentunya tidak akan tahu, apa maksud asing mendanai organisasi tersebut, dan untuk apa mereka dibayar. Apakah mereka dibayar untuk mematai-matai daerah ataukah untuk menghilangkan Nasionalisme-Idealisme dan Patriotisme yang tertanam di hati setiap jiwa rakyat Indonesia ?

Kalau memang kedua hal tersebut sudah menjadi tujuan organisasi yang dibiayai asing, artinya Lampu Kuning untuk pemerintahan di Blora dan Indonesia pada umumnya.

Mungkin masih mengingat apa yang pernah diungkapkan Letjen (purn) Prabawo Subiyanto bahwa Penggugatan terhadap "nasionalisme" kembali mengemuka dalam beberapa tahun belakangan ini. Read the rest of this entry »

28
Aug

MELON BUAH FAVORIT SELAMA BULAN PUASA



Thursday, 27 August 2009

Melon buah favorit selama puasa

BLORA - Apa buah yang paling dicari oleh masyarakat kota sate selama bulan puasa? Jawabnya teryata jatuh pada melon dan semangka. Lho kok? Cuaca panas saat puasa, buah yang berair dan manis menjadi pilihan, dan itu ada pada semangka dan melon.

”Melon rasanya segar, apalagi saat puasa yang sangat panas seperti saat ini, sangat cocok untuk buka puasa,” kata Rina, salah seorang pembeli.

Buah yang berair dan manis ini, untuk melon dijual perkilonya Rp 6.500, sementara semangka mulai dari Rp 3.000 tergantung dari jenis semangkanya. Tak hayal buah inipun laris manis diserbu warga sebagai sajian untuk melengkapi menu buka puasa.

”Selama puasa berlangsung, yang paling laku adalah melon mas, baru kemudian semangka,” kata Septia Okta, penjual buah yang berada di kios pasar Jalan Mr Iskandar Blora, Rabu (26/8).

Menurut cewek berambut panjang ini, selain keduanya, buah seperti anggur, jeruk, belimbing dan jambu air juga banyak yang dibeli masyarakat. Bukan hanya itu, selama puasa terjadi peningkatan omzet yang cukup banyak.

”Yang beli mengalami kenaikan dua kali lipat mas, meskipun harga buah banyak yang naik saat puasa, namun masyarakat tetap banyak yang membeli,” tambahnya.

Menurut Okta, kenaikan rata-rata antara Rp 500 sampai Rp 3.000. Seperti apel dari Rp 20.000 menjadi Rp 23.000. Untuk jeruk citrus bahkan mencapai Rp 24.000 dan jeruk bali Rp 16.000. Namun ada buah yang harganya cenderung turun, seperti jambu air dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000.

Meski banyak yang membeli, teryata buah yang ada di beberapa toko buah bukan berasal dari buah lokal Blora. Termasuk semangka dan melon yang didatangkan dari daerah di Jawa Timur karena kualitas buah yang baik, sementara melon dan semangka lokal memiliki mutu yang kurang bagus. ”Kebanyakan buahnya berasal dari Jawa Timur,” ujarnya. K.9-ip

27
Aug

HUT Emas SMA 1 Blora

Dalam rangka HUT Emas SMA 1 Blora, Panitia akan mengadakan beberapa kegiatan antara lain:

Jalan sehat yang akan dilaksanakan hari Kamis tanggal 24 September 2009 sekaligus lomba jajan pasar, pembukaan hut emas dengan pelepasan balon sebanyak 50 buah dimeriahkan oleh band GARASI dari ibu kota.  Oleh karena itu diharapkan partisipasi seluruh alumni untuk menyukseskan kegiatan tersebut.  

Dalam jalan sehat tersebut akan diberikan hadiah Laptop dan doorprize seharga Rp 50.000 (khusus peserta peserta didik SMA 1 Blora).

Selain itu juga akan dilaksanakan lomba futsal, pensi (antar kelas), lomba mural (antar SMA), lomba gerak jalan indah (antar SMP).

Panitia juga menyediakan kaos kenangan seharga Rp 60.000 (Rp 40.000 harga kaos + Rp 20.000 sumbangan), untuk pemesanan dapat menghubungi :

  1. Sekolah no. telpon : (0296)531152 atau,
  2. Bambang Lugito
    e-mail : bambang_smansa_bla@yahoo.co.id, no.
    hp : 085727469301.  

Posted in blora, sma 1 blora
25
Aug

KEKERINGAN DI BLORA MELUAS


Tuesday, 25 August 2009

Kekeringan di Blora
Warga terpaksa ambil air di sawah

BLORA - Bagi warga di Kecamatan Jati, musim kemarau seakan sudah menjadi hal yang lumrah jika harus mencari air cukup jauh. Pasalnya, kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Grobogan, atau berjarak sekitar 42 km dari kota Blora ini, selalu mengalami kekeringan saat datangnya musim kemarau, tak terkecuali tahun ini.

Beberapa warga, bahkan mencari air hingga puluhan kilometer. Tidak sedikit pula yang mencari air di sawahsawah, meskipun airnya banyak yang keruh. Salah satunya dialami oleh, Dasmi (35), warga Dusun Pakuwon, Desa Gabusan, Kecamatan Jati. Dalam sehari, perempuan muda ini selalu mengambil ambil air rata-rata 10 pikul atau 20 jiregen.

Saat kemarau, dia lebih banyak mencari air yang ada di sumur-sumur sawah. ”Tiap pagi dan sore saya rutin ambil air di sawah, meskipun airnya tidaklah bersih,” ujar Dasmi kepada Wawasan, Senin (24/8).

Apa yang dilakukan perempuan dua anak ini, sudah sejak bulan Juni. Air yang dia ambil biasanya dipergunakan untuk keperluan sehari- hari dan untuk minum ternaknya.

”Kalau airnya kotor, biasanya untuk minum ternak. Untuk air minum mencari di daerah lain dengan cara membeli,” katanya.

Hal sama juga dialami oleh Rasiman (40), warga setempat. Air yang diambil dari sawah kalau yang kotor digunakan untuk minum sapinya. Sementara air bersih dia harus mencarinya sekitar 3-4 kilometer. ”Kalau ambil di daerah Klatak, satu pikulnya saya membayar lima ratus rupiah saja. Biasanya saya ambil sekitar 5-6 pikul,” katanya.

Menurut dia, bantuan dari pemerintah sudah pernah diterima, namun itu hanya satu kali, serta bantuan dari salah satu BUMN yang beroperasi di Blora. ”Bantuan pemerintah hanya sekali, kalau bisa ya dikasih lagi,” ucapnya. K.9-ip

22
Aug

Sekwan Mentahkan Pernyataan Bupati



[ Sabtu, 22 Agustus 2009 ]
Sekwan Mentahkan Pernyataan Bupati
BLORA - Nasib berbeda dialami caleg terpilih DPRD Blora dan Bojonegoro. Di saat anggota DPRD Bojonegoro yang baru merayakan ''pesta'' pelantikan mereka, para caleg terpilih di Blora masih tetap menunggu peresmian status mereka sebagai wakil rakyat. Padahal, mereka seharusnya dilantik lebih dulu.

Sesuai SK gubernur Jateng, pelantikan anggota DPRD Blora disebutkan pada 14 Agustus lalu. Kenyataannya, hingga kemarin para calon anggota DPRD baru di Blora belum mendapatkan kepastian. Sinyal dari Bupati Blora Yudhi Sancoyo yang menyatakan pelantikan bisa digelar 24 Agustus juga dimentahkan Pelaksana harian (Plh) Sekretaris DPRD Didik Lukardono. Dia memastikan Senin lusa belum ada pelantikan anggota dewan baru. ''Kalau Senin besok ini sudah hampir pasti belum (ada pelantikan anggota DPRD baru). Nggak tahu kalau hari Selasa,'' katanya.

Seperti diberitakan, usai berkoordinasi dengan banyak

pihak, bupati menyatakan ada yang meminta pelantikan tetap pada 24 Agustus lusa. Alasannya, masih ada administrasi yang harus diselesaikan dulu.

Didik menuturkan, Senin lusa diusahakan semua administrasi seperti yang diminta anggota dewan lama diselesaikan. Jika masalah itu selesai, maka selanjutnya bisa digelar pelantikan. Sampai kemarin dia belum bisa memastikan apakah semua administrasi yang sedang dikerjakan itu bisa selesai atau tidak. ''Kita akan usahakan (selesai),'' tambahnya.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan koran ini, administrasi yang dikerjakan sekretariat DPRD belum selesai untuk pencairan dana kunjungan kerja. Penyebabnya, banyak bahan pembuatan surat pertanggungjawaban (SPJ) yang kurang. Di antaranya, tidak adanya sejumlah keterangan kunjungan kerja dilakukan di mana, ketemu dengan siapa dan pembahasannya apa. ''Data-data itulah kabarnya banyak yang tidak disetorkan anggota dewan yang telah melakukan kunjungan kerja. Mana bisa membuat SPJ kalau bahannya tidak ada,'' ujar salah seorang calon anggota dewan yang keberatan disebutkan namanya.

Sementara, itu sejumlah calon anggota dewan baru saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sampai kemarin mereka belum menerima kejelasan terkait pelantikan. ''Kita berharap tidak lagi molor. Tapi, sampai sekarang saya belum menerima kejelasan,'' kata Abdullah Aminuddin dari PKB.

Hal yang sama disampaikan Bambang Susilo, calon anggota dewan asal Partai Demokrat. Dia membenarkan ada yang menyebut 24 Agustus sebagai batas penyelesaian administrasi di dewan. ''Sedangkan untuk pelantikan juga belum jelas,'' tuturnya. (ono)