About Us

©2008-2009 Berita dari Blora™ ini merupakan kliping digital, berisi kumpulan-kumpulan berita tentang Blora di media online.

Blog ini merupakan Back Up & mirror dari blog asalnya sekaligus mirror dari website ILUSA.Net.

Read More >>

Most Popular Posts

Subscribe to our RSS Feed

Lorem ipsum dolor site amet

Quisque dapibus fermentum quam. Donec semper tempus enim. Aenean tempus dignissim tortor. Ut condimentum. Mauris iaculis. Vivamus ligula nisi, dictum vel,

Pendidikan

14
Aug

Takut terkena virus H1N1 70, siswa SMAN 1 Jepon diperiksa Dinkes

Friday, 14 August 2009

Wasasan, BLORA - Selama tiga kali berturut- turut puluhan siswa SMAN 1 Jepon tiba-tiba diserang penyakit flu yang dikhawatirkan sebagai flu babi (H1N1). Khawatir itu serang flu babi, pihak sekolah langsung memberitahukan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora agar puluhan siswa tersebut diperiksa untuk mengetahui virus apa yang menyerang sekitar 70 siswa sekolah setempat.

Wali kelas X-5 SMAN 1 Jepon, Subarno kepada Wawasan menceritakan, siswa yang paling banyak terjangkit flu adalah di kelasnya. ”Terjadi sejak Selasa lalu, awalnya ada 13 anak yang tidak masuk dengan alasan sama, bahkan kemarin yang tidak masuk juga banyak, mereka mengeluhkan flu,” katanya, Kamis (13/8).

Menurutnya, siswa yang sehari sebelumnya tidak masuk, setelah masuk teryata dalam kondisi yang masih flu, sehingga setiap hari selalu saja anak siswa yang tidak masuk. ”Bahkan hari ini ada 24 anak yang tidak masuk, kami khawatir virus H1N1 menyerang mereka,” ujarnya. Read the rest of this entry »

12
Aug

SD Kartini Blora sarat prestasi fasilitas memprihatinkan

Wawasan, Wednesday, 12 August 2009

Melongok TK-SD Kartini Blora Sarat prestasi, namun fasilitas gedung memprihatinkan

”SELAMAT siang pak.” Begitu sapa beberapa murid SD Kartini Blora saat Wawasan siang itu berada di sekolah yang termasuk unggulan di kota Blora. Ucapan selamat siang ternyata selalu diucapkan kepada guru atau pun tamu yang hadir di sekolah yang terletak di Jalan Dr Sutomo 14 Blora ini.

Sepintas kalau melihat dari depan, sekolah yang berdiri sejak 1954 ini nampak tidak ada yang berbeda dari sekolah swasta lainnya. Namun saat masuk di dalam lingkungan sekolah, terlihat pemandangan yang tidak biasa. Banyak bukubuku pelajaran atau pun sarana penunjang lainnya hanya disimpan di kardus dan emberember, sementara yang lain cukup dibungkus dengan plastik agar tidak rusak.

Namun demikian, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kartini ini sarat akan prestasi yang luar biasa. Bahkan sekolah negeri yang menjadi unggulan di kota Blora masih kalah dalam soal prestasi. Seperti nonakademik sebagai langganan setiap lomba sempoa, menjadi juara II wushu saat Yogya Open 2009 dan juara II dalam Kejurda 2008, juara pertama lomba seni lukis tingkat eks Karesidenan Pati pada 2008 dan 2009.

Di bidang akademik, juara pertama bidang studi matematika tahun 2009, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia juara ke- II pada tahun 2009 dan secara berturut-turut menjadi juara pertama dalam LCC matematika HUT Blora sejak tahun 2003-2007. Untuk tahun 2009 ini meraih nilai tertinggi dalam mata pelajaran IPA dengan nilai sempurna 10.

”Karena tidak ada tempat untuk menyimpan buku atau lainnya, kami simpan di kardus atau ember-ember agar tidak rusak,” ujar Kepala Sekolah TK-SD Kartini, Rahayu kepada Wawasan, Selasa (11/8).

Keunikan lainnya, karena keterbatasan gedung, ruang kelas V dan VI dijadikan satu dan mereka belajar secara bersama. Sementara kelas IV ruang kelasnya tidak tetap. Saat pagi hari sebelum TK pulang, mereka menggunakan ruangan terbuka yang biasa dijadikan arena untuk pentas seni. Selepas anak TK pulang, baru ruang yang paginya dipakai TK dijadikan kelas untuk pelajaran selanjutnya. Read the rest of this entry »

05
Jul

Diknas Blora Gelar Pemilihan Siswa Berprestasi

BLORA, JAWA POS - Dinas Pendidikan Blora segera menggelar pemilihan siswa berprestasi tingkat SLTA. Kegiatan yang dijadwalkan 9 Juli mendatang itu melibatkan siswa dari SMA dan SMK negeri/swasta. 

Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Blora, Haryadi mengatakan, peserta pemilihan siswa berprestasi ini merupakan siswa terbaik di sekolah masing-masing. Dimana, sebelumnya mereka telah di seleksi di tingkat sekolah. ”Seleksi ini langsung dilakukan sekolah setempat. Namun standar penilaiannya tetap mengacu pada juknis yang kami berikan,” terang dia kepada wartawan koran ini kemarin (4/7). 

Haryadi menjelaskan, kegiatan tersebut bakal dilaksanakan dalam dua tahap. Dimana seluruh peserta bakal bersaing dengan mengikuti tes tulis beberapa mata pelajaran umum. Selain itu, kata dia, penilaian pada tahap ini juga didasarkan pada nilai rapor selama dua semester terakhir. 

Pada tahap kedua, lanjut dia, hanya diikuti enam peserta yang akumulasi nilainya masuk peringkat tiga besar. Yakni, masing-masing tiga putra dan tiga putri. Pada babak kedua ini ada beberapa tes harus mereka lalui. Antara lain, wawancara, tes kepribadian, praktik serta tes keterampilan khusus. 

Dari enam peserta yang masuk seleksi tahap II itu, menurut Haryadi, pihaknya bakal menetapkan masing-masing juara 1-3 untuk peserta putra dan putri. Namun, hanya peserta terbaik alias peringkat pertama yang berhak mewakili Blora pada pemilihan yang sama di tingkat Provinsi Jateng yang dilaksanakan pada 16-17 Juli nanti di Semarang. (dim)


Posted in blora, pendidikan
05
Jul

UN Paket C di SMPN 6 dan SMA Katolik


30 Juni 2009

BLORA, SUARA MERDEKA, – Ujian Nasional (UN) kejar paket dipastikan akan digelar serentak 1-4 Juli. UN Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP) dilaksanakan di kecamatan-kecamatan, sedangkan UN Paket C (setara SMA) dipusatkan di dua sekolah di kabupaten. Yakni di SMPN 6 untuk warga belajar reguler dan di SMA Katolik bagi siswa eksformal (tidak lulus UN SMA/sederajat). 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Blora, Ratnani Widowati melalui Kasi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Priyadi mengemukakan, UN Paket A dan B dilaksanakan 1-3 Juli sedangkan UN Paket C, 1-4 Juli. Priyadi mengemukakan, untuk UN Paket C pihaknya menyiapkan 39 ruangan di dua sekolah sebagai tempat pelaksanaan ujian. Di SMPN 6 Blora sebanyak 21 ruang dan di SMA Katolik, 18 ruangan. 

Menurutnya, ujian dilaksanakan mulai pukul 13.00. ‘’Satu ruangan berisi 20 peserta ujian. Mereka diawasi dua orang pengawas,’’ katanya.

Kelulusan UN paket rencananya diumumkan 30 hari setelah pelaksanaan ujian. ‘’Dengan begitu, siswa yang dinyatakan lulus masih bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi seperti di sekolah swasta,’’ tandas Priyadi. 

Untuk jurusan IPS, mata pelajaran yang diujikan dalam UN Paket C adalah Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Sosiologi, Geografi, Bahasa Indonesia, Ekonomi dan Matematika. 

Sedangkan siswa jurusan IPA mata pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, Bahasa Indonesia, Fisika dan Matematika. 

Sementara untuk UN Paket B, mata pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam.(H18-79)

Posted in blora, pendidikan
05
Jul

Masuk SMAN RSBI minimal Rp 2 juta


Siswa berprestasi khawatir tak diterima 

BLORA, WawasanDigital, – Meski anggaran pendidikan terus mengalami kenaikan dan terus di kampanyekan sekolah gratis, namun pada praktiknya biaya pendidikan sangat mahal, terutama untuk sekolah yang masuk kategori Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). 

Seperti yang terjadi di SMAN 1 Blora yang merupakan satu-satunya sekolah RSBI di Blora dan sekolah terfavorit. Pasalnya, untuk tahun ajaran baru ini siswa yang akan masuk sekolah tersebut minimal harus membayar Rp 2 juta. 

Beberapa orang tua wali murid yang anaknya telah mendaftar di SMAN 1 mengaku memang calon peserta didik harus membuat surat peryataan. Jika diterima menjadi siswa SMAN 1 Blora, mereka sanggup membayar uang wajib sebesar Rp 2 juta ditambah dengan sumbangan sukarela yang besarnya terserah masing-masing orang tua. 

”Untuk masuk minimal Rp 2 juta yang harus kami bayar belum termasuk, sumbangan sukarela. Inilah yang kami khawatirkan. Jangan-jangan anak yang pintar gagal lolos karena sumbangannya rendah,” kata salah seorang wali murid yang enggan disebutkan identitasnya. 

Kepala SMAN 1 Blora Niyadi kepada sejumlah wartawan mengaku, untuk penerimaan siswa baru (PSB) memang telah dibuka pendaftaran dan untuk kelas RSBI. Menurutnya, untuk sekolah dan kelas RSBI memang dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. 

Kualitas

Didampingi Ketua Panitia PSB Agus Budi, Niyadi mengatakan, SMAN 1 Blora dalam PSB tetap mempertimbangkan kualitas dan kemampuan terbaik dari siswa, tidak berdasarkan biaya yang disetor. ”Uang dua juta merupakan setoran wajib bagi mereka nanti yang diterima, sementara soal seleksi tetap berpedoman pada kemampuan akademik siswa, kalau memang lolos seleksi otomatis mereka bisa masuk. Kami bukan asalasalan mencari siswa terlebih untuk kelas RSBI,” kata Niyadi, Jumat (19/6). 

Agus Budi menambahkan, mekanisme seleksi dilakukan secara bertahap dengan prosentasi 40 persen untuk nilai UN dan 60 persen dari hasil tes PSB. Dia mengaku tidak ada pembedaan, baik kaya atau pun miskin. ”Semua memiliki kesempatan yang sama untuk masuk di kelas RSBI SMAN 1 Blora yang dimulai tahun pelajaran mendatang,” ujarnya. 

Menurut dia, mampu atau tidak asalkan lolos tes tetap bisa diterima. ”Semua mempunyai kesempatan yang sama, bukan yang sumbangannya banyak diterima. Kalau teryata hasil testnya jelek, otomatis terseingkir,” paparnya. K.9-ip

Posted in blora, pendidikan, sma 1 blora
05
Jul

Lulus UN, dua siswi keliling alun-alun


BLORA, WawasanDigital – Ada ada saja cara sejumlah pelajar meluapkan kegembiraan setelah dinyatakan lulus dalam ujian nasional (UN). Salah satunya yang dilakukan kedua pelajar SMPN 5 Blora ini. Setelah dinyatakan lulus kedua siswi itu melakukan aksi dengan berlari mengelilingi Alun-Alun kota Blora sebanyak lima kali putaran. 

Meski siang itu sinar matahari begitu menyengat tubuh, Ina Marlendra Halim Rucitra Rani Siregar dan Astuti Handayani dengan semangat dan beriringan mengitari alunalun. Aksi keduanya tak hayal membuat perhatian beberepa pengguna jalan yang kebetulan lewat lokasi itu. 

”Senang Mas akhirnya bisa lulus, sebab soal ujian susahsusah, akhirnya ya lari puter alun-alun berdua,” kata Ina yang masih ngos-ngosan karena kecapekan dan kepanasan. Sementara itu Astuti kepada Wawasan mengatakan, sebenarnya tidak ada rencana atau nadar untuk mengelilingi alun-alun. 

”Awalnya, kami hanya ngobrol ringan saja, guyonan kalau lulus akan muter alunalun lima kali. Eh teryata lulus ya, habis pengumuman langsung deh lari,” kata Astuti yang sudah menjadi teman Ina sejak kelas 2 SD di Mlangsen ini. 

Pilihan beda

Keduanya memang tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Dengan masih memakai seragam dan topi di kepala, Ina dan Astuti berkeinginan untuk melanjutkan sekolah lagi. Namun kali ini keduanya memilih jalan beda. Ina berkeinginan melanjutkan di STM. 

”Rencananya akan mendaftar di STM Muhammadiyah saja, soalnya daftar di negeri pasti tidak diterima. Lagian di STM Muhammadiyah ada Tapak Sucinya,” tutur Ina yang berpostur kecil mungil ini. Kalau Ina lebih memilih STM, Astuti lebih sreg melanjutkan di SMA. ”Nanti mendaftar di SMA saja, pilihannya mungkin SMAN 2 Mas, semoga saja nanti diterima,” kata Astuti. K.9-ip

Posted in blora, pendidikan
25
Apr

SMP Negeri 1 Blora Raih Juara Pertama

JAWA POS, 25 April 2009 - Tim baris berbaris dan tata upacara bendera Blora yang diwakili SMPN 1 Blora menunjukkan ketangguhannya. Setelah menang di Karesidenan Pati, tim ini juga meraih juara pertama di tingkat provinsi yang digelar di Semarang. Lomba di Semarang selesai 23 April kemarin. Kemarin tim ini mendapat ucapan selamat dari bupati, Sekkab dan para pejabat di Blora. ”Alhamdulillah di berkat doa restu kita semua dan kerja keras anak-anak,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kebudyaaan Pemuda dan Olahraga Pudiyatmo, didampingi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Sudharmono kemarin.

Selain juara pertama lomba baris, tambah Sudharmono, tim tersebut juga meraih juara kedua tata upacara bendera. Bahkan, masih mendapat dua tropi lagi dari kategori pemimpin kelas terbaik dan pemimpin baris berbaris terbaik. ”jadi kita membawa pulang empat tropi. Ini capaian yang luar biasa,” katanya.   Read the rest of this entry »