About Us

©2008-2009 Berita dari Blora™ ini merupakan kliping digital, berisi kumpulan-kumpulan berita tentang Blora di media online.

Blog ini merupakan Back Up & mirror dari blog asalnya sekaligus mirror dari website ILUSA.Net.

Read More >>

Most Popular Posts

Subscribe to our RSS Feed

Lorem ipsum dolor site amet

Quisque dapibus fermentum quam. Donec semper tempus enim. Aenean tempus dignissim tortor. Ut condimentum. Mauris iaculis. Vivamus ligula nisi, dictum vel,

hutan

16
Jul

Penambangan kapur boleh gunakan peledak

Senin, 13 Juli 2009

BLORA, Wawasan Digital - Lokasi perbukitan kapur di wilayah Pegunungan Kendeng, akhirnya akan segera dilakukan penambangan, seiring dengan adanya izin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tentang penambangan kapur, yang akan menggunakan cara blasting atau ledakan. 

Lokasi yang diizinkan tersebut masuk dalam wilayah adminstratif Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, di mana di sekitar desa itu sebenarnya ada beberapa sumber mata air, letaknya tidak jauh dari areal lokasi penambangan yang diizinkan. 

Di beberapa desa Kecamatan Bogorejo memang banyak sekali ditemukan aktivitas penambangan kapur, baik yang dilakukan oleh warga sekitar, ataupun sudah menggunakan alat modern yang dikelola oleh perusahaan. 

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten (Distamben) Blora, Adi Purwanto mengatakan, Pemprov Jawa Tenggah sudah memberikan izin terkait penambangan tersebut. 

Rekomendasi atas izin itu berasal dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Blora. 

Menurut mantan Asisiten 1 Setda Blora ini, rekomendasi tersebut berdasarkan pada rencana tata ruang dan tata wilayah Kabupaten Blora. 

”Kawasan itu termasuk dalam kawasan yang dapat ditambang, karena merupakan perbukitan kapur,” kata Adi Purwanto, kemarin. 

Bahkan lanjutnya, antara Distamben dan BLH juga sudah melakukan pengecekan secara langsung di lokasi yang akan ditambang, dan juga tidak masuk dalam kawasan lindung sumber mata air Kali Lusi. 

”Meski menggunakan metode ledakan, tidak akan memengaruhi sumber air di sekitarnya, karena sudah diatur agar ledakan tidak membahayakan lingkungan sekitar,” tandasnya. K.9-Tj


Posted in blora, hutan, potensi daerah
04
Apr

Konservasi Melalui Hutan Rakyat

Tempat Resapan dan Penyimpanan Air

KOMPAS - Dinas Kehutanan Kabupaten Blora membuat hutan rakyat Kelompok Tani Desa Plantungan, Kecamatan Blora, sebagai desa percontohan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Lestari atau PHBML menuju sertifikasi. Tujuan program itu adalah meningkatkan pendapatan petani dan mengonservasi kawasan Pegunungan Kendeng Utara.

Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Blora Suhadi, Rabu (1/4), di Blora, mengatakan, desa itu berada di Bukit Plantungan, rangkaian Pegunungan Kendeng Utara. Kelompok tani desa itu mengembangkan hutan rakyat di lahan seluas 150 hektar dari total luas lahan desa 275 hektar.

“Varian tegakan jati di kawasan itu berumur 1-30 tahun dan ditanam di lahan milik 130 keluarga,” kata Suhadi.

Menurut Suhadi, hutan itu mampu menopang perekonomian masyarakat desa yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Buktinya, desa itu didatangi para pengusaha kayu dan furnitur di Blora.   Read the rest of this entry »

04
Apr

Blora Minus Pekerjaan : Program Habis, Menganggur Lagi

KOMPAS, Jumat, 3 April 2009 - Kabupaten Blora yang terkenal sebagai kota minyak dan jati, minim peluang kerja dan lapangan pekerjaan. Data Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Blora menunjukkan, peningkatan tenaga kerja jauh lebih tinggi ketimbang jumlah lapangan kerja yang tersedia.

Pada 2006, penawaran atau peningkatan tenaga kerja berjumlah 2.103 orang, adapun jumlah lapangan kerja 479. Pada 2007, penawaran tenaga kerja meningkat dua kali lipat lebih menjadi 5.328, sementara lapangan kerja yang tersedia menurun menjadi 236.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Blora Waluyo, Kamis (2/4) di Blora, mengatakan, tenaga kerja di Blora meningkat karena tenaga kerja lulusan SLTA melonjak. Pada 2006, tenaga kerja lulusan SLTA 365 orang, tetapi pada 2007 membengkak menjadi 2.492 setara dengan 583 persen.   Read the rest of this entry »

27
Mar

Kasus Penganiayaan di Blora Berakhir Damai


JUMAT, 20 MARET 2009 | 17:31 WIB

BLORA, KOMPAS.com - Kasus penganiayaan buruh tani oleh oknum polisi hutan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu Unit I Jawa Tengah, berakhir damai. Kedua belah pihak menyatakan tidak akan saling menuntut.

Hal itu dikemukakan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Blora Ajun Komisaris Priharyadi di Blora, Jumat (20/3) pagi.

Pernyataan itu terkait Ladi (40), warga Dukuh Klangkrang, Desa Galuk, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, yang diduga dianiaya oknum polsi hutan. Tubuh korban luka memar di paha kiri, dada, dan bahu kanan, serta sempat muntah darah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pekan lalu. “Dengan adanya penyataan damai itu, kasus selesai,” kata Priharyadi.   Read the rest of this entry »

06
Mar

Gubernur Serahkan Dana Sharing Rp 5,8 Miliar

BLORA - Saat mengadakan kunjungan kerja di Blora, Senin (2/30 lalu, Gubernur Bibit Waluyo meninjau hutan Randublatung. Tepatnya di Petak 37 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Ngliron, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron.

Dengan didampingi Bupati Blora Drs RM Yudi Sancoyo dan Kepala Perum Perhutani Unit I Jawa tengah Heru Siswanto, Gubernur menyerahkan dana sharing produksi sebesar Rp 5,8 miliar kepada enam perwakilan LMDH.

Menyimak laporan Bupati dan Kepala Perhutani Unit I Jawa Tengah, Gubernur mengucapkan banyak terima kasih kepada Perhutani. Menurutnya, selama ini Perhutani telah peduli kepada masyarakat desa hutan melalui sistem pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM). Read the rest of this entry »