About Us

©2008-2009 Berita dari Blora™ ini merupakan kliping digital, berisi kumpulan-kumpulan berita tentang Blora di media online.

Blog ini merupakan Back Up & mirror dari blog asalnya sekaligus mirror dari website ILUSA.Net.

Read More >>

Most Popular Posts

Subscribe to our RSS Feed

Lorem ipsum dolor site amet

Quisque dapibus fermentum quam. Donec semper tempus enim. Aenean tempus dignissim tortor. Ut condimentum. Mauris iaculis. Vivamus ligula nisi, dictum vel,

28
Jun

Libatkan Tenaga Kerja Lokal

Uji Seismik 2D Libatkan 361 Tenaga Kerja

KOMPAS, Jumat, 26 Juni 2009 | 11:18 WIB – Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan ExxonMobil Coorporation, yang menjadi operator Blok Cepu, mencari sumber minyak baru di 204 desa di Kabupaten Blora dan Rembang, serta Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur. Pemerintah daerah dan Forum Pekerja Tambang berharap MCL melibatkan tenaga kerja lokal dalam kegiatan itu.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Blora Adi Purwanto, Kamis (25/6), di Blora, mengaku mendapat masukan dari Forum Pekerja Tambang Minyak dan Gas Blora. Forum tersebut menuntut MCL dan subkontraktornya, PT Sari Pari Geosains, mempekerjakan warga lokal.

Mereka telah mengirim surat kepada MCL, tetapi tidak ada tanggapan. Pemerintah mengklarifikasi persoalan itu dengan memanggil perwakilan MCL agar menjelaskan duduk perkaranya. Read the rest of this entry »

28
Jun

Blora Tak Dapat DBH Blok Cepu

Berupaya Melalui Penghitungan Sebaran Cekungan

BLORA, KOMPAS, Rabu, 10 Juni 2009 | 13:42 WIB – Kabupaten Blora tidak bakal memperoleh dana bagi hasil atau DBH minyak dan gas bumi dari Blok Cepu untuk lapangan Banyurip dan Jambaran. Alasannya, kedua lapangan itu berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sehingga Blora hanya memperoleh participating interest atau PI.

Hal itu terungkap dalam Lokakarya Program Pengembangan Sosial Ekonomi Berbasis Pendapatan Migas Blok Cepu di Hotel Almadinah, Blora, Selasa (9/6). Kegiatan yang digelar Lembaga Penelitian dan Aplikasi Wacana (LPAW) Blora itu menghadirkan Kepala Seksi Urusan Geologi Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Blora Teguh Wiyono sebagai pembicara.

Teguh Wiyono mengatakan, dalam pengelolaan Blok Cepu, Blora hanya menjadi penonton. Satu-satunya pendapatan dari Blok Cepu berasal dari keikutsertaan modal sebesar 2,18 persen. Read the rest of this entry »

05
Jun

Mbah Marijan Kini Tak Lagi Mencari Air

SUARA MERDEKA,  JIKA tidak dibatasi waktu, mungkin saja Mbah Marijan (72) akan bercerita panjang lebar tentang pengalamannya selama ini mencari air bersih pada musim kemarau. 

Meski hanya tiga menit berdiri di panggung, warga Dukuh Boleran, Desa/Kecamatan Jiken, Blora itu dengan lancar mengisahkan pengalaman yang tidak mungkin dilupakannya ketika harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan seember air bersih.

“Mungkin saya adalah pria paling tua di desa ini yang masih mencari air dengan sepeda,” ujarnya saat menyampaikan testimoni sulitnya warga Desa Jiken mendapatkan air bersih pada musim kemarau. Testimoni dikemukakan di hadapan Bupati Blora RM Yudhi Sancoyo dan tamu undangan saat peresmian penyerahan program Water and Sanitation, belum lama ini.

Program hasil kerja sama masyarakat dengan Mobil Cepu Limited (MCL) tersebut antara lain berupa pembangunan sumur artetis dan fasilitas penunjang distribusi air bersih. Read the rest of this entry »

27
Mar

MCL Siapkan Operator Blok Cepu

 

KAMIS, 26 MARET 2009 | 01:42 WIB

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Mobil Cepu Limited (MCL) mempersiapkan 61 tenaga operator yang akan dipekerjakan di lapangan migas Blok Cepu di Bojonegoro, Jawa Timur.
     
“Mereka, sebanyak 61 personel tenaga operator menjalani pelatihan selama dua tahun di pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) migas Cepu dan sekarang sudah dinyatakan lulus,” kata Lead Country Manager Exxon Mobil OilIndonesia (EMOI) Terry S. McPhail, dalam rilisnya yang disampaikan kepada Antara di Bojonegoro, Rabu (25/3).
     
Dia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan 61 tenaga operator tersebut dilakukan bekerja sama dengan Pusdiklat Migas Cepu, Jawa Tengah sejak September 2007 lalu. 
     
Para tenaga operator yang baru lulus tersebut, berikutnya akan melanjutkan tugas magang atau On The Job Training (OJT) yang akan memberi mereka pengalaman dalam operasi, pengelolaan kerja dan praktek-praktek keselamatan di perusahaan.   Read the rest of this entry »

06
Mar

Investor Minati Sumur Minyak Tua

 

JAWAPOS - Sumur minyak tua di Blora masih diminati investor. Pemkab mendapat tawaran dari tiga investor yang berminat mengelola sumur minyak tua. Rencananya, pemkab segera melakukan memori of understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan tiga investor tersebut. ”MoU akan ditandatangani di Semarang,” ujar Kepala Dinas Pertambangan Pemkab Blora Adi Purwanto. Sayangnya, Adi Purwanto belum bersedia siapa saja investor tersebut.

MoU itu, menurut mantan Asisten I pemkab ini, masih bersifat umum. ”Intinya pemkab membuka diri bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Blora,” tambahnya.

Di Blora, menurut dia, sesuai peta sumur minyak tua peninggaan Belanda, terdapat sekitar 500 sumur minyak tua yang belum dimanfaatkan. Sumur minyak tua yang sudah dimanfaatkan berada di wilayah Semanggi (Kecamatan Jepon) dan di wilayah Ledok (Kecamatan Jiken). ”Kerjasama yang dilakukan harus menguntungkan pemkab,” tandasnya.

Read the rest of this entry »

05
Feb

Bagi Hasil Pertambangan Minyak Turun

 

SUARA MERDEKA - Pemkab Blora harus menerima kenyataan pahit karena dana bagi hasil pertambangan minyak bumi yang diterimanya pada 2008 turun dibandingkan dengan 2007. Pada 2007 mendapat bagi hasil dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 3,4 miliar. Tahun lalu turun menjadi Rp 1,9 miliar. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Heru Sutopo mengemukakan, salah satu penyebab penurunan jumlah dana bagi hasil pertambangan minyak itu karena harga minyak turun. “Dana bagi hasil yang diterima daerah ditentukan Pemerintah Pusat,” ujarnya, kemarin, saat diskusi pendapatan daerah bersama Lembaga Penelitian dan Aplikasi Wacana (LPAW) di aula Dipenda. Menurutnya, Pemerintah Pusat dalam hal ini BP Migas, memberikan tembusan laporan lifting (produksi) minyak nasional ke pemerintah daerah. Setiap tiga bulan, ujar Heru, pemerintah daerah penghasil minyak diundang oleh Pemerintah Pusat guna mengikuti rapat koordinasi (rakor) terkait dengan bagi hasil pertambangan minyak. Dia berharap, pada tahun-tahun yang akan datang dana bagi hasil minyak tidak menurun lagi. “Mudah-mudahan penurunannya pada 2008 saja,” tandasnya.  

Berdasarkan data yang dihimpun, dana bagi hasil pertambangan minyak yang diperoleh Blora mulai menembus angka Rp 1 miliar pada 2005. Pada tahun-tahun sebelumnya, dana bagi hasil yang diterima bervariasi namun tidak sampai Rp 1 miliar setiap tahun. Padahal, Blora selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak di Indonesia. 

Pada 2006, kenaikan harga minyak menyebabkan kenaikan penerimaan dari sektor pertambangan dan minyak bumi yang diperoleh Pemkab, yakni Rp 1,71 miliar. 

Padahal sebelumnya, Pemkab hanya menargetkan penerimaan Rp 200 juta. Pada 2007, dana bagi hasil naik dua kali lipat, Rp 3,4 miliar. Angka ini tertinggi sepanjang sejarah penerimaan dana bagi hasil minyak di Blora.   Read the rest of this entry »